Bacaan Alkitab Sore 14 Desember 2014: Mazmur 23
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1)
Bacaan Alkitab Setahun: Ibrani 8-10
Jika
kita ditanya tentang hewan yang paling perkasa, biasanya orang menjawab
singa. Julukan ini tidaklah berlebihan karena singa memiliki tubuh yang
kekar, cakar dan gigi yang tajam, dan auman yang menggetarkan. Kondisi
ini terbalik 180 derajat jika dibandingkan dengan domba. Domba adalah
hewan yang lemah dan tak memiliki mekanisme pertahanan diri untuk
bertahan dari serangan musuh.
Uniknya,
Raja Daud lebih memilih mengumpamakan dirinya sebagai domba yang tidak
berdaya daripada sebagai singa yang kuat. Ia menyebut Tuhan sebagai
“Gembalaku” (ay. 1). Padahal, sebagai raja, ia dapat menjalani kehidupan
dengan mengandalkan kekuatan dan kemampuan diri seperti seekor singa.
Daud
menggambarkan paling tidak enam berkat bagi mereka yang hidup seperti
domba yang bergantung pada gembalanya. Mereka tak akan kekurangan (ay.
1), ditempatkan di tempat yang paling baik (ay. 2), tidak akan tersesat
karena dituntun pada jalan yang benar (ay. 3), tidak takut bahaya karena
disertai gembala mereka (ay. 4), kehidupan mereka terjamin (ay. 5),
memiliki hidup yang berlimpah dengan kebaikan dan kemurahan sepanjang
umur mereka (ay. 6).
Tidak
jarang kita ingin menjalankan hidup berdasarkan kekuatan dan kemampuan
kita sendiri, seperti singa. Firman-Nya menggugah kita untuk merendahkan
hati dan bergantung pada-Nya, sama seperti domba yang hidupnya
bergantung pada sang gembala. Tak usah khawatir, semua yang baik sudah
disiapkan oleh Gembala kita jika kita mau menjadi domba-Nya.
BETAPA JAUH BERBEDA ANTARA MENGANDALKAN DIRI SENDIRI
DAN MENGANDALKAN SANG GEMBALA!
sumber: http://www.renunganharian.net/2014/58-desember/1244-menjadi-domba.html
DAN MENGANDALKAN SANG GEMBALA!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar