Jumat, 16 Agustus 2013

Hati Nurani

Bacaan Alkitab sore 16 Agustus: Matius 14

Allah memberikan hati nurani kepada setiap orang. Bila suara hati nurani diindahkan, manusia akan manjadi lebih bijaksana. Bila suara hati nurani diabaikan, kita akan menjadi manusia yang bebal dan suara hati nurani itu akan menghakimi kita. Dalam bacaan hari ini, jelas bahwa suara hati nurani Raja Herodes telah menegaskan bahwa berita yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis itu benar, walaupun menyakitkan. Oleh karena itu, ketika dia memenuhi permintaan anak perempuan Herodias untuk memberikan kepala Yohanes Pembaptis, Raja Herodes harus melawan hati nuraninya. Akibatnya, hati nuraninya menghakimi dia dan membuat dia menjadi sedih (14:3-11). Sikap Herodes itu bertentangan dengan sikap Tuhan Yesus. Ketika Tuhan Yesus melihat orang banyak yang mencari Dia, hati-Nya tergerak oleh belas kasihan sehingga Ia bertindak menyembuhkan orang sakit dan memberi makan lima ribu laki-laki dewasa ditambah dengan perempuan dan anak-anak (14:13-22).
Bila kita mau membuka mata dan mendengarkan suara hati nurani kita, kita akan bisa melihat bahwa banyak kebutuhan di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan kita. Akan tetapi, bila kita terlalu memperhatikan kepentingan diri sendiri, mata kita akan menjadi tertutup dan hati nurani kita akan kita abaikan. Ada beberapa hal yang bisa menolong kita mengembangkan kepekaan untuk melihat kebutuhan dan mendengarkan suara hati nurani:

Pertama, kita harus selalu mengingat bahwa Allah telah lebih dulu mengasihi kita tanpa persyaratan apa pun.
 Kedua, kita harus berdoa agar Allah mengaruniakan kepekaan untuk melihat kebutuhan yang ada di sekitar kita dan Roh Kudus menolong kita untuk mengikuti teladan Tuhan Yesus (Filipi 2:5-8). 

Matius 14:14
“Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.”

TUHAN YESUS MEMBERKATI sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/08/16/hati-nurani/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar