Tampilkan postingan dengan label Setiap Hari Bersama Yesus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Setiap Hari Bersama Yesus. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Februari 2011

TETAP TEGAR DI MASA SUKAR

PENDAHULUAN

Alkitab menubuatkan bahwa tahun-tahun ke depan adalah tahun-tahun yang sulit. Alkitab memberikan nubuatan yang jelas tentang keadaan tersebut. Di dalam Ibrani 12:26-29 jelas dituliskan keadaan yang sukar itu.

Ibrani 12:26 -29
”Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."
Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.
Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.
Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.”

Namun bagaimana menyikapinya ? Bagaimana sikap kita sebagai orang percaya ? Marilah kita belajar dari ALKITAB. Firman Tuhan memberikan kepada kita suatu situasi yang sulit dimana anak-anak TUHAN di zaman itu berada di tengah-tengah masa sukar itu namun mereka keluar menjadi pemenang-pemenang.
1. Milikilah RHEMA-Suara kenabian dalam hati saudaraJawabnya: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka” ,( 2Raja2 6:8-16); khususnya ayat 16;
2. Tetap Tenang – Biarkan Allah bekerja; kita kerjakan bagian kita ALLAH mengerjakan bagianNYA. (2 Raja2 6:32); 6:32 Adapun Elisa, duduk-duduk di rumahnya, dan para tua-tua duduk bersama-sama dia. Raja menyuruh seorang berjalan mendahuluinya, tetapi sebelum suruhan itu sampai kepada Elisa, Elisa sudah berkata kepada para tua-tua itu: "Tahukah kamu, bahwa si pembunuh itu menyuruh orang untuk memenggal kepalaku? Awas-awaslah, apabila suruhan itu datang, segeralah tutup pintu dan tahanlah dia supaya orang itu jangan masuk. Bukankah sudah kedengaran bunyi langkah tuannya di belakangnya?" Konsep tenang : Bukan cuek atau seperti mobil masuk gigi NETRAL dan berhenti, tapi Yes 30:15-17; Yes 40:31. Ibrani “QAFAH” artinya mengikat menjadi satu. Kita harus mengikatkan diri kita menjadi satu dengan kekuatan Tuhan, Allah berjanji akan memperbaharui kekuatan kita. Artinya ketika kita mengikatkan diri kita dengan Allah dalam menantikanNYA, maka kita sedang bertukaran (exchange) dengan kekuatan dengan TUHAN KITA MENUKARKAN KELEMAHAN KITA DENGAN KEKUATAN ALLAH.
3. Tetap Setia Berharap kepada Allah , (2 Raja2 6:33); Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah raja mendapatkan dia. Berkatalah raja kepadanya: "Sesungguhnya, malapetaka ini adalah dari pada TUHAN. Mengapakah aku berharap kepada TUHAN lagi ?
Bandingkan dengan AYUB 2:9-10;
2:9 Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" 2:10 Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.
4. Tetap Pegang FIRMAN TUHAN ( 2Raja2 7:1-2) 7:1 Lalu berkatalah Elisa: "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria." 7:2 Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."Janji Tuhan beda dengan janji manusia, Tuhan SENANG jika kita pegang janjinya, itu menyatakan kita senantiasa mengingat DIA. Dan Dia pun akan mengabulkan semua JANJINYA YOSUA 21:45.

KESIMPULAN:

Saat menghadapi masa-masa sulit dalam hidup kita, yang harus kita lakukan adalah :
1. Milikilah RHEMA-Suara kenabian dalam hati dan hidup saudara.
2. Tetap Tenang – Biarkan Allah bekerja.
3. Tetap Setia Berharap kepada Allah
4. Tetap Pegang FIRMAN TUHAN
Sumber: http://refreshoursoul.blogspot.com/

Sabtu, 12 Februari 2011

5 ALASAN MENGAPA KITA TIDAK PERLU GENTAR MENGHADAPI MASALAH

Mengapa kita tidak perlu gentar menghadapi setiap persoalan yang sedang kita alami?

Karena Alkitab memberikan kekuatan kepada kita. 1 KORINTUS 10:13 berkata bahwa:

"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya."

Saya menemukan minimal ada 5 alasan yang menjamin supaya kita tidak gentar menghadapi persoalan, masalah, beban yang sedang dan akan kita alami:1. ALKITAB MENGATAKAN BAHWA PERSOALAN ITU BIASA.

2. ALKITAB MENGATAKAN BAHWA PERSOALAN ITU TIDAK MELAMPAUI KEKUATAN KITA.

3. ALKITAB BERKATA ALLAH KITA SETIA

4. ALKITAB BERKATA BAHWA AKAN MENOLONG KITA SAAT KITA MENGHADAPI PERSOALAN

5. ALKITAB BERKATA BAHWA SAAT KITA MENGHADAPI PERSOALAN ALLAH ADA UNTUK MEMBERIKAN JALAN KELUAR SEHINGGA KITA BISA MENANG MELEWATI PERSOALAN ITU.

Bacalah sekali lagi 1 Kor 10:13 sehingga menjadi Rhema untuk kita bertahan dan kuat.

Sebaiknya kita menyanyi lagu Dia mengerti dan Dia perduli segala persoalan yang sedang kita alami...dst.

Dan nikmatilah persoalan sebagai instrumen dimana kita bisa melihat pertolongan ALLAH yang sempurna untuk umatNYA.

Selamat berakhir pekan dan kuatlah dengan kekuatan ALLAH.

Shalommm.

Di dalam kuasaNYA yg menguatkan kita.


Tommy Hansen Silalahi

MENGAPA DOAMU TIDAK DIDENGAR-NYA???...

MENGAPA DOAMU TIDAK DIDENGARNYA? KARENA ADA NIAT YANG TIDAK TULUS DIHATIMU. TUHAN LEBIH TERTARIK MENDENGAR SERUAN ORANG YANG BERSIH HATINYA KETIMBANG TERIAKAN KEINDAHAN TUTUR KATA. Mazmur 66:18 Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar. 66:19 Sesungguhnya, Allah telah mendengar, Ia telah memperhatikan doa yang kuucapkan.66:20 Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku."

by Tommy Hansen Silalahi, S.Th, M.Th

Jumat, 21 Januari 2011

MAKIN NGEYEL MAKIN BERAT HUKUMANNYA

HUKUMAN DAN KEMARAHAN AKAN TEREDUSIR saat kita tidak ngotot dan ngeyel kepada TUHAN dan juga sesama (by ths) - Sebagian orang akan teduh jika kita datang dengan kerendahan hati memohon maaf.

Jika kita berbuat salah sengaja atau tidak sengaja, bagaimana anda bersikap? Sifat asali manusia adalah mencoba menutupi kesalahan tersebut dengan berbagai upaya. Makanya tidak asing ditelinga kita anekdot yang berkata: "Ih !!!... galakan dia?" Gambaran sebagai mekanisme pembelaan diri sebenarnya hanya menutupi kesalahan.
Ini adalah warisan taman Eden yang ditinggalkan oleh Adam dan Hawa. Lemparkan kesalahan kepada orang lain. Sifat ini tidak elok. Seharusnya yang kita lakukan adalah: "Jangan ngotot atau ngeyel." Cobalah bersikap sportif dan ramah.

Suatu kali saya dikejar waktu untuk sebuah pelayanan di Kelapa Gading. Di perempatan lampu merah FLAT Pulomas, karena lampu merah; karena macet saya mencoba tetap mencari jalan menerobos ke depan di selah-selah mobil yang agak panjang antrinya. Namun sayang, tanpa sengaja ban motor saya melindas sepatu seseorang di samping saya. Alamak!!!!... saat aku angkat mukaku ingin menemukan kaki siapa yg aku lindas, ternyata aku bertatapan muka dengan seseorang yang berwajah sangar, berbadan tegap, tinggi besar dan berkumis. Dia berbaju loreng, ternyata dia seorang tentara. Nyaliku ciut !!... dan sekilas terlintas... aku dalam masalah neh... Pantas dia marah, karena aku salah. Namun ada gerakan di hatiku untuk membuka kaca helm ku, tersenyum dan menundukkan kepada sebagai tanda maaf... Ternyata, jurusku berhasil.... serrrrrrr !!!!!... seumpama menaruh es di kepala orang yg sedang marah si tentara itu kemudian tersenyum dan mengampuniku. Sambil mengangkat tangannya sebagai pertanda, tidak ada yg harus dipermasalahkan.

HUKUMAN DAN KEMARAHAN AKAN TEREDUSIR saat kita tidak ngotot dan ngeyel kepada TUHAN dan juga sesama. Cobalah merendahkan hati dan mohon ampunanNYA.

Rabu, 19 Januari 2011

JANGAN PERLAKUKAN TUHAN SEPERTI PENJUAL NASI GORENG!!

Dari jauh terdengar suara kuali penggorengan di ketok dengan sendok bunyinya: tek..tekk...tekk.. semakin dekat semakin keras suaranya tek..tek...tek... tekkkkk... Dari dalam kamar kost-kostan di lantai 2 seseorang muncul dari jendela dan berteriak setengah keras bang.. bang nasi goreng
pesen dong nasi gorengnya: Inilah dialog antara si PEMBELI & Si abang Mie tek tek:
Pembeli: Bang... kwetiaw goreng masih ada gak?...
Penjual: Aduh non... sudah abis, tadi terakhir di mulut gang ada yang beli...
Pembeli: indomie rebus masih ada gak?
Penjual: juga abis non... adanya tinggal 'nasi goreng'...
Pembeli: hmmm... ya udah, nasi goreng aja...

kemudian si pembeli mulai order nasi goreng sesuai seleranya...

Pembeli: bang minyaknya jangan kebanyakan ya,...
Penjual: iya non..
Pembeli: nasinya sedeng aja banyaknya...
Penjual: ea non... sambil mulai menghidupkan kompor gasnya dan mulai memasak...
Pembeli: bumbunya banyakan ya biar rasanya nendang bang...
Penjual: iyo neng...
Pembeli: aku pake telor dua yak, 1 didadar satunya lagi dicampur ke nasgor nye ye (singkatan nasi goreng)...
Penjual: enngg...
Pembeli: yang didadar kasih garam dikit yak bang, biar gak tawar rasanye...
Penjual: ye...
Pembeli: sayurannya jangan lupa ye...
Penjual: ooo...
Pembeli: ayam nya jangan dikit amat, banyakan ye...
Penjual: iii...

Selasa, 18 Januari 2011

MENGAPA MENGEJAR ASET? APAKAH SUKSES ITU?

Sukses dan pencapaian sempurna tidak dinilai dari aset yg didapat diakhirnya, posisi top level ataupun frekwensi kesibukan. Sukses yang sejati adalah ketaatan kepada pemenuhan kehendak Allah dalam hidup kita. Terimakasih kepada teladan sukses YESUS yg meninggalkan ASET SORGA, LEVEL ALLAH utk sebuah misi MELAKUKAN KEHENDAK BAPA. Salam sukses.

Mengapa saya menyimpulkan demikian? Karena, jika ukuran kesuksesan adalah aset yang berlimpah, memiliki pengikut yang banyak, telah berada pada puncak karir dan frekwensi kesibukan tingkat tinggi, fasilitas kelas 1; maka kita akan sulit menilai TELADAN SUKSES yang ditinggalkan YESUS.

SENANGNYA ORANG BENAR Vs MENGENASKANNYA ORANG FASIK

SIAPA ORANG BENAR ITU? SESUAI MAZMUR 1:1-3 SBB:

A. GAYA HIDUP ORANG BENAR SBB:

ayat 1: "Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh"
1. orang benar adalah mereka yang tidak pergi mencari nasihat kepada orang fasik apalagi dukun dan sejenisnya.
2. orang benar menjauhkan dirinya dari dosa dan perkongsian dengan orang berdosa.
3. orang benar adalah orang yang sukses menggembalakan lidahnya.
B. KEBIASAAN ORANG BENAR SBB:

ayat 2 "tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
1. mencintai FIRMAN TUHAN.
2. melakukan Firman TUHAN.

C. SENANGNYA ORANG BENAR

ayat 3: " Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil."
1. Tuhan menyegarkan jiwanya.
2. Tuhan memberkatinya.
3. Tuhan menjauhkannya dari kesialan dan selalu menjadikannya berhasil.

~~~ MENGENASKANNYA ORANG FASIK
Inilah derita orang berdosa menurut Mazmur 1:4-6

1:4 "Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin. 1:5 Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar; 1:6 sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan."

shallommm.

ths

KITA TIDAK PANTAS MASUK SORGA KALAU TIDAK RADIKAL...

Sebuah judul tulisan yang bombastis, namun memang demikianlah kenyataannya. Saya akan memberikan beberapa landasan pemilihan Judul tulisan ini:

A. APAKAH RADICAL ITU?
Saya memilih 2 arti Etimologi Leksikal Radical sbb:

1. Historikal Radikal
The term Radical (from the Latin radix meaning root) was used during the late 18th century for proponents of the Radical Movement. It later became a general term for those favoring or seeking political reforms which include dramatic changes to the social order. Historically, early radical aims of liberty and electoral reform in Great Britain widened with the American Revolution and French Revolution so that some radicals sought republicanism, abolition of titles, redistribution of property and freedom of the press. Initially identifying itself as a far left party opposed to the right-wing parties; the Orleanists, the Legitimists and the Bonapartists in France in the nineteenth century, the Republican, Radical and Radical‐Socialist Party progressively became the most important party of the Third Republic (1871–1940). As historical Radicalism became absorbed in the development of political liberalism, in the later 19th century in both the United Kingdom and continental Europe the term Radical came to denote a progressive liberal ideology; See/source wikipedia.

Dari kutipan di atas saya sederhanakan artinya menjadi sbb: Kata "Radikal" (dari bahasa LATIN yaitu Radix artinya berakar), istilah ini dipakai sejak akhir abad ke-18 oleh pendukung "Gerakan Radikal/Radical Movement". Dst... Gerakan ini berkembang ke beberapa negara sebagai gerakan politik pembebasan, perjuangan kemerdekaan dll di beberapa tempat di penjuru dunia.

2. Kamus Indict
Kata Benda. 1 seorang radikal. 2. Math., Chin.: akar. - Kata Sifat. 1. radikal. 2. sampai ke akar-akarnya. -radically Kata Kerja. sama sekali.

3. Kesimpulan:
Arti Leksikal Radikal adalah berakar

B. APA KATA ALKITAB TENTANG RADIKAL?

Saya memilih 3 Tokoh Perjanjian Baru yang memberikan pandangan mereka tentang 'radikal' sbb:

1. PANDANGAN YESUS
Yesus pernah membahas 'radikal' dengan selera kemasan yang berbeda namun isinya sama. Saya menilai kemasan yang dipakai Yesus tentang 'radikal' dengan memakai istilah 'fanatism'. Fanatik artinya sangat rohani, Yesus membandingkannya dengan sikap tingkah laku keagaamaan orang Farisi. Yesus berkata dengan Jelas bahwa jika kita tidak lebih dari orang Farisi; kita tidak layak masuk sorga.

Matius 55:20 Maka Aku berkata kepadamu: "Jika hidup keagamaanmu (fanatic) tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.".

Di sisi lain Yesus memberikan perumpamaan jika seseorang tidak radikal (berakar kuat) pasti murtad. Murtadnya ada dua macam: 1. Murtad keyakinan (pindah); 2. Murtad perbuatan (tingkah laku yang menyangkal keyakinannya kepada Yesus; istilah hari-hari: BATU SANDUNGAN); ayatnya terdapat di:

Markus 44:17 "tetapi mereka tidak berakar (radix) dan tahan sebentar saja. Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad."

juga terdapat di sinoptik lain:

Lukas 88:13 "Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad."

2. PANDANGAN RASUL PAULUS

Paulus memberikan kontribusi positif tentang judul tulisan saya ini. Ia mengatakan menjadi orang Kristen harus radikal/berakar dalam ke arah Kristus < /i>, Ia kemukakan ajaran itu kepada Jemaat di Efesus dan Kolose; sbb:

Efesus 33:17 "sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih."

Kolose 22:7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

3. PANDANGAN RASUL PETRUS
Rasul Petrus adalah rasul yang berakar dalam di dalam kasihnya kepada Kristus. Sejarah gereja mencatat bahwa ia mati sebagai martir dengan cara mati yang mengenaskan dengan disalibkan dengan kepala ke bawah. Tulisan-tulisan Petrus di dalam 1 Petrus dan 2 Petrus menegaskan keradikalan iman Petrus. Tulisan yang sangat menginspirasi untuk terus berjuang dalam iman. Petrus menegaskan makna penderitaan. Jika kita menderita karena dosa, salah, pelanggaran kita itu lumrah; namun jika kita menderita karena nama Yesus dan karena kebenaran; itu akan membawa kemuliaan dan pemuliaan. Petrus mengatakan bahwa: Jika orang-orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan; bagaimana jadinya orang yang murtad? (bahasa penulis) bandingkan dengan Alkitab:

1 Petrus 4:17 "Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?4:18 Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? 4:19 Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia."

Apa arti tulisan Petrus ini? Sederhana sekali, artinya bahwa kita harus senantiasa meng-up grade standart kerohanian kita. Harus Fanatik dan positif. Jangan malu jika anda di sebut orang : "J E S U S F R E A K" (tergila-gila kepada Yesus). Justru Paulus menganjurkan harus berakar di dalam Yesus.

4. PANDANGAN YOHANES
Yohanes memiliki pandangan yang cantik tentang kesungguhan di dalam Yesus. Ia berkata orang-orang yang tidak sungguh-sungguh (freak) kepada Yesus akan dimuntahkan dari kasih karunia. Saya mensinonimkan kata "tidak sungguh-sungguh dengan suam-suam kuku".

Wahyu 33:16 "Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku."

C. KESIMPULAN
Saya tidak sedang mengajak anda untuk berperang melawan darah dan daging; namun saya sedang mengajak kita menjadi seorang Kristen yang kuat berakar di dalam Yesus. Seorang Kristen yang tidak radikal pasti tumbang dan murtad. Lawanlah kemurtadan dengan berakar dan bertumbuh kuat di dalam Yesus.


"I AM JESUS FREAK, DO YOU ???..."

Shalommmmm.....

Keep fire burning.... and revive...


Tommy Hansen Silalahi...

HIS ABUNDANTLY BLESSING TOWARD US (BERKAT BERLIMPAH ATAS KITA)

MENURUT MAZMUR 91:14-16 INILAH BERKAT BAGI ORANG YANG HATINYA MELEKAT KEPADA TUHAN:

MAZMUR 91:14 "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. 91:15 Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.91:16 Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."
1. BERKAT KELUPUTAN KARENA TUHAN MEMBENTENGINYA DARI SEMUA
BAHAYA (ayat 14).
2. BERKAT DOA YANG DIJAWAB TUHAN JIKA IA BERSERU KEPADA-NYA
(ayat 15.a).
3. BERKAT PENYERTAAN TUHAN DISAAT KESESAKAN (ayat 15.b).
4. BERKAT PROMOSI DAN PEMULIAAN (ayat 15.c).
5. BERKAT PANJANG UMUR/KESEHATAN (ayat 16a.).
6. BERKAT MAKAN DAN MINUM/KENYANG TIDAK LAPAR (ayat 16.b).
7. BERKAT KESELAMATAN (ayat 16.c)
A. berkat KESELAMATAN KEKAL & (FUTURE SALVATION).
B. berkat KESELAMATAN SEKARAN (PRESENT SALVATION).

SIKAP YANG HARUS DIAMBIL AGAR SELURUH BERKAT INI MENJADI WARISAN KITA ADALAH: MENDEKATLAH KEPADA TUHAN, MELEKAT KEPADA TUHAN... selamat beraktifitas.

Is His lovely kindness,...

Tommy Hansen Silalahi

JANGAN SAMPAI ANDA TIDAK MEMBACANYA!!!...

HIS MAJESTY BLESSING TOWARD US. BERKAT BAGI ORANG YANG HATINYA MELEKAT KEPADA TUHAN menurut Mazmur 91:14-16 adalah sebagai berikut:

MAZMUR 91:14 "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. 91:15 Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.91:16 Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."INILAH BEBERAPA BERKAT BAGI MEREKA YANG DIRINYA MELEKAT KEPADA TUHAN:

1. BERKAT KELUPUTAN KARENA TUHAN MEMBENTENGINYA DARI
SEMUA BAHAYA (ayat 14).

2. BERKAT DOA YANG DIJAWAB TUHAN JIKA IA BERSERU
KEPADA-NYA (ayat 15.a).

3. BERKAT PENYERTAAN TUHAN DISAAT KESESAKAN (ayat 15.b).

4. BERKAT PROMOSI DAN PEMULIAAN (ayat 15.c).

5. BERKAT PANJANG UMUR/KESEHATAN (ayat 16a.).

6. BERKAT MAKAN DAN MINUM/KENYANG TIDAK LAPAR (ayat 16.b).

7. BERKAT KESELAMATAN (ayat 16.c)

A. berkat KESELAMATAN KEKAL & (FUTURE SALVATION).

B. berkat KESELAMATAN SEKARANG (PRESENT SALVATION).

SIKAP YANG HARUS DIAMBIL AGAR SELURUH BERKAT INI MENJADI WARISAN KITA ADALAH: MENDEKATLAH KEPADA TUHAN, MELEKAT KEPADA TUHAN...

Selamat pagi dan selamat beraktivitas.

In His devine blessings..

Tommy Hansen Silalahi

Jumat, 14 Januari 2011

MENGAPA MENGEJAR ASET? APAKAH SUKSES ITU?

Sukses dan pencapaian sempurna tidak dinilai dari aset yg didapat diakhirnya, posisi top level ataupun frekwensi kesibukan. Sukses yang sejati adalah ketaatan kepada pemenuhan kehendak Allah dalam hidup kita. Terimakasih kepada teladan sukses YESUS yg meninggalkan ASET SORGA, LEVEL ALLAH utk sebuah misi MELAKUKAN KEHENDAK BAPA. Salam sukses.

Mengapa saya menyimpulkan demikian? Karena, jika ukuran kesuksesan adalah aset yang berlimpah, memiliki pengikut yang banyak, telah berada pada puncak karir dan frekwensi kesibukan tingkat tinggi, fasilitas kelas 1; maka kita akan sulit menilai TELADAN SUKSES yang ditinggalkan YESUS.~~~ INILAH KEADAAN NYAMAN YESUS:

1. ASET yang Ia miliki: surga, bumi dan alam semesta. Dia tinggalkan sorga untuk misi penyelamatan manusia.

2. "TOP LEVEL" YESUS adalah posisiNYA penguasa atas bumi, sorga dan alam semesta; StatusNYA = ALLAH.

3. HIS FOLLOWERS/PENGIKUTNYA - semua mahluk yang ada di alam semesta ini.

4. FASILITAS - penyembahan; semua mahluk menyembah kepada-NYA.

~~~ INILAH KONDISI YANG DIDAPAT KARENA KETAATAN PADA KEHENDAK BAPA:

1. Meninggalkan aset kekayaan untuk menjadikan kita kaya. Ia miskin supaya kita kaya - Ayatnya: II Korintus 8:9 --- "Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya." ---

2. Meninggalkan "priveledge/keistimewaan" Keallahan, menjelma (inkarnasi) jadi MANUSIA. Allah menjelma menjadi manusia adalah sebuah jalan turun. Tidak ada metode sekuler mencapai sempurna dengan turun meninggalkan keistimewaan. Tapi Yesus beda memaknai sukses itu. Ayatnya: FILIPI 2:5 "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia."

3. Saat ia mati di Kayu Salib semua PENGIKUTNYA/murid-muridNYA meninggalkan DIA; mencari keselamatan masing-masing. Dia dikhianati oleh kawanan yang Ia bina. Ayatnya sbb: Matius 26:56 --- Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri ---

4. Fasilitas - terbuang diganti dengan cemoohan ludah, gunjingan dan penganiayaan. Ayatnya: Matius 26:67 "Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia,..."

Bagaimana kita menilai kesuksesan YESUS? Tidak lain harus memakai kacamata BAPA dan kacamata YESUS sendiri. YESUS berkata bahwa sukses-NYA adalah melakukan kehendak BAPA meskipun kehilangan kenyamanan.

ALKITAB BERKATA:

Yohanes 4
4:34 "Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya."

INILAH SUKSES SEJATI MENURUT YESUS.

Salam sukses, salam melakukan kehendak BAPA yang mengutus kita.


In Christ alone.

THS.

Kamis, 13 Januari 2011

MENGAPA HARUS DIA...????...

MENGAPA KITA HARUS MENJADIKAN TUHAN SEBAGAI GEMBALA KITA? KARENA MAZMUR 23 MENGATAKAN SBB:

1. KARENA DIALAH SUMBER ATAS SEGALA KEBUTUHAN KITA; AYAT 1 "Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." --- He supply of our needs, according to His riches in glory.

2. KARENA TUHANLAH YANG TAHU TEMPAT YANG BASAH UNTUK KITA BISA MENCARI MAKAN BAGI HIDUP KITA; AYAT 2 "Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;" ---3. DEKAT DIA, JIWA KITA TIDAK STRESS. AYAT 3A "Ia menyegarkan jiwaku." ... He refresh our soul, He renew our mind.

4. DENGAN TUHAN KITA TERHINDAR DARI KESALAHAN; AYAT 3.B. "Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya." --- He is the Way, The truth and The salvation.

5. DIA MELINDUNGI KITA SEHINGGA TERHINDAR DARI ANCAMAN MAUT; AYAT 4 "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." --- He is our refuge and our fortress, He is our protector.

6. DIALAH YANG MEMBERIKAN KITA MAKAN; AYAT 5 "Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah." --- He is feeds us.

7. DIALAH YANG MEMBAWA KITA KE PONDOK-NYA (SORGA) ---
AYAT 6 "Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa."
He is The Host of heaven.

Ambillah keputusan menjadikan Dia Gembalamu, engkau tidak akan kecewa.

Have a nice evening...

In Christ alone

Tommy Hansen Silalahi.

Minggu, 02 Januari 2011

NEW DAY HAS COME

Tommy Hansen Silalahi January 1 at 3:21am Reply • Report
New Year comes every year...

But "2011" is a special year which will happen once in a life time.
It will start with a combo.
1st of 1\1\11
after 10 days 11\1\11
after10 months 1\11\11 then after 10 days again it will be 11\11\11. Isn't that fantastic?
Specially for Fantastic Friend like you, we would like to say Happy New Year and Have a Fantastic year ahead. (From RM. Doddy Gultom in my phone inbox).


Regards

Pdm. Tommy Hansen Silalahi, S.Pdk., M.Th.&
S. Karla. F. Silalahi, Gultom MA.& Michael Joshua Halomoan Silalahi

Selasa, 28 Desember 2010

SEPERTI LEMBARAN BUKU

Life is a book... Everyday has a new page with adventures to tell things to learn and tales to remember. May you have a good chapter of 2011 succesfull and good health. Merry Christmas 2010 and Happy New Year 2011.

Warm Regards

Ps. Tommy Hansen Silalahi, Sp.k., M.Th.
&
Family.

Hidup adalah seperti sebuah buku... Setiap hari memiliki sebuah lembawan baru dengan perkelanaan-perkelanaan untuk pembelajaran dan cerita-cerita yang untuk diingat. Semoga anda memperoleh sebuah lembaran BAB yang baru di tahun 2011; sukses sepenuh dan sejahtera yang baik. Selamat Hari Natal 2010 dan Tahun Baru 2011.

Salam hangat,

Shallomm...

Selasa, 02 November 2010

OTENTIK Vs PEMUNAFIKAN

Kamus Websterb mengartikan istilah authentic (otentik) dengan menunjukkan tiga hal yang bukan "authentic".

1. BUKAN KHAYALAN.

2. BUKAN PALSU.

3. BUKAN TIRUAN.

Hari ini mari kita katakan bahwa menjadi otentik berarti berhenti bersikap palsu. Jadilah genuine dan jadilah asli dan jadilah diri sendiri bukan jadi diri orang lain. Marilah kita bekerja keras untuk menjadi apa adanya bukan mencoba ada apa-apanya. Anda akan frustasi. Ini berarti kita bebas bertanya, mengakui kegagalan atau kelemahan serta menyatakan kebenaran. Jika seseorang otentik , ia tidak harus selalu menang, selalu berada pada 10 besar atau membuat kesan-impression yang besar atau tampil super alim... dll.

Orang-orang yang otentik biasa lebih menikmati hidup daripada kebanyakan orang lainnya. Mereka tidak memikirkan hidup selalu serius, mereka benar-benar tertawa saat bergembira dan benar-benar menangis saat sedih dan mereka hidup bebas karena berpikir tidak harus membuktikan apa-apa tentang dirinya kepada siapapun. TIDAK ADA CITRA BESAR YANG HARUS DIJAGA, tidak ada pencitraan saya menyebut pencitraan dengan
PEMUNAFIKAN (ths), tidak ada peran lain yang harus dimainkan sebagai stunt man untuk orang lain hanya menjadi dirinya sendiri.

Mereka tidak takut ketahuan, karena mereka tidak menyembunyikan apa pun. Mari kita jadikan prioritas.

Salam authentic....

HIS MAJESTY BLESSING TOWARD US

BERKAT BAGI ORANG YANG HATINYA MELEKAT KEPADA TUHAN:

MAZMUR 91:14 "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. 91:15 Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.91:16 Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."INILAH BEBERAPA BERKAT BAGI MEREKA YANG DIRINYA MELEKAT KEPADA TUHAN:



1. BERKAT KELUPUTAN KARENA TUHAN MEMBENTENGINYA DARI SEMUA BAHAYA (ayat 14).

2. BERKAT DOA YANG DIJAWAB TUHAN JIKA IA BERSERU KEPADA-NYA (ayat 15.a).

3. BERKAT PENYERTAAN TUHAN DISAAT KESESAKAN (ayat 15.b).

4. BERKAT PROMOSI DAN PEMULIAAN (ayat 15.c).

5. BERKAT PANJANG UMUR/KESEHATAN (ayat 16a.).

6. BERKAT MAKAN DAN MINUM/KENYANG TIDAK LAPAR (ayat 16.b).

7. BERKAT KESELAMATAN (ayat 16.c)

A. berkat KESELAMATAN KEKAL & (FUTURE SALVATION).

B. berkat KESELAMATAN SEKARAN (PRESENT SALVATION).



SIKAP YANG HARUS DIAMBIL AGAR SELURUH BERKAT INI MENJADI WARISAN KITA ADALAH: MENDEKATLAH KEPADA TUHAN, MELEKAT KEPADA TUHAN..

by: Tommy Hansen Silalahi

Kamis, 14 Oktober 2010

BIOGRAPHY KITA

MENURUT:

1 Timotius 2:9 "Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib"


INILAH BIOGRAPHY KITA :

1. OWNERSHIP/PEMIMPIN TERTINGGI: Allah Bapa.

2. CITIZENSHIP = Warga Kerajaan Allah (sorga).

3. PROSES KEPENDUDUKAN = Terpanggil dan Terpilih melalui penebusan; keluar dari kegelapan.4. KARAKTERISTIK KEWARGAAN = Hidup dlm terang Allah dan hidup dalam kekudusan.

5. BENTUK KENEGARAAN = Keimamatan; setiap kita adalah imam.

6. TUGAS KITA = Memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari DIA (Allah).

Rabu, 13 Oktober 2010

JANGAN DUAKAN AKU

Siapapun orangnya, jika ia normal pasti tidak ingin diduakan oleh pasangannya. Demikian pula dengan TUHAN. Alkitab mengatakan bahwa TUHAN itu adalah ALLAH yang cemburu; dan itu dicatat di Kitab Keluaran 20:5 "Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku"

Jangan menilai ayat ini dengan kacamata normatif manusia, karena kita akan salah menilai TUHAN sebagai Allah yang tidak dewasa karena pencemburu. Kita harus berdiri dalam posisi yang benar. Sebagai PENCIPTA dan CAUSA PRIMA (Penyebab Utama), TUHAN berhak mendapatkan semua keutamaan. Sebagai hamba, manusia harus mengutamakan DIA. TUHAN harus menerima posisi yang pertama dan utama dalam hidup kita.


banyak persimpangan di dalam hidup, banyak pilihan yang menyenangkan kedagingan kita. Namun pilihan yang bijak adalah mengutamakan TUHAN di atas segala prioritas.

Sebuah pengalaman lucu yang menegurku dengan tegas:

Pada suatu hari di hari Minggu, saya terjadwal harus berkhotbah di mulai jam 9 pagi. Karena jadwal itu agak siang bagiku maka aku ingin mencuci mobil agar bisa kami pakai dalam keadaan bersih dan mengkilap ke gereja. Aku mencuci sangat bersih hingga wajahku jelas kelihatan jika aku memandang bodi mobil itu. Singkat cerita kami sekeluarga pergi melayani di sebuah gereja. Semua berjalan lancar... hingga keluar gereja sontak mata kami memandang ke mobil kami yang sedang diparkir. Seekor ayam jantan yang besar sedang berkaca di bodi mobilku dan ia marah dengan bayangan yang ada di bodi itu. Lalu ia mulai menyerang bodi mobil kami berkali-kali dengan paruhnya yang kuat dan dengan cakar kakinya yang tajam dan dengan tajinya menusuk bodi mobil yang mengkilap itu. Aku berlari mengusir ayam jago itu.

Hmmmm.... semua orang yang keluar dari gereja tertawa lucu melihat kejadian aneh itu. Tidak ada seorangpun yang tahu, juga istriku. Namun di dalam hatiku, dengan lembut namun tegas TUHAN sedang berkata "JANGAN DUAKAN AKU"... AKU MAU MENDAPAT TEMPAT PERTAMA DAN YANG TERUTAMA.

Aku tersadar dan bertobat, aku telah mendahulukan kebersihan mobil daripada duduk diam mempersiapkan diri di dalam hadiratNYA. Aku telah mendahulukan kebersihan mobil dibanding kebersihan hatiku di dalam melayaniNYA. Untung masih mobil yang diserang bagaimana jika kepada anak-anak kita kepada keturunan yang ketiga dan yang keempat? Karena Ayat itu mengatakan demikian.

Semoga memberikan penyadaran bagi kita UNTUK SELALU MENGUTAMAKAN TUHAN DIBANDING SEGALA-GALANYA.

KRITIK SEBAGAI PROSES EDITING

Tidak banyak orang yang suka dikritik, namun demikian kita harus memaknai kritik dengan cerdas. Setiap orang yang menginginkan peningkatan "up grating" potensinya pasti harus melewati ujian. Ujian akhir seseorang memperoleh gelar kesarjanaan adalah ia harus menulis skripsi. Ujian akhir seorang memperoleh gelar master adalah ia menulis thesis dan seterusnya. Saya telah melewati 2 tahapan itu dan memiliki pengalaman yang berat namun di akhirnya mendatangkan sukacita.



Setiap BAB dari tulisan harus dibaca berkali-kali dan dimintai advis dari dosen pembimbing. Kadangkala dosennya keras dan memberikan coretan-coretan yang kontraproduktif sebagai proses koreksi atas tulisan-tulisan itu. Demikian pula halnya di dalam menulis note di FB. Saya pribadi akan mengedit berulang-ulang untuk sebuah tulisan. Membaca kembali dan mengedit lagi hingga berkali-kali. Itu pun masih banyak saja kekurangannya. Dalam menulis khotbah saya pribadi akan menjatuhi bahan khotbah saya dengan berbagai kritik untuk meminimalisir kelemahan khotbah itu. Puji TUHAN setiap orang yang memaknai KRITIK sebagai proses editing akan memperoleh hasil yang maksimal dari yang dia harapkan. TULISAN akan terminimalisir dari kelemahan, meskipun tidak selalu sempurna. Mari memaknai kritik sebagai proses editing niscaya kita akan menikmati kritik sebagai peminimalisiran kesalahan kita.

LEAD ON

Casting a vision and leading people are not easy to do. Here are a few pointers when it comes to creating vision in the local church.

Don’t micromanage. Create a program or system for management then simply allow others to do their job. You may consider employing another person to do the managing. This would be someone who is close to you and knows how to follow your orders. Let them do the follow up, you cast the vision.

Admit mistakes. Being the leader does not mean you are going to right 100% of the time. There are going to be times you make mistakes. Admit them quickly and cast a new vision. Allowing yourself to make mistakes will show your congregation that you are human and will enable them to feel that you are approachable.

Lead without fear. Fear will cripple your potential. “We have not the spirit of fear.” Seek your churches direction from the Lord. While it is good to get other people’s opinion and counsel regarding the direction the church should be moving, God alone can give you Divine direction. Seek God’s face for His will. Once he gives you direction, move forward into it without fear of defeat or what others may think.Gather allies. Surround yourself with others who think like you do. Especially if they compliment your vision. As you begin to share your passion and burden with them, they will want to get on board. After training and equipping them, get them on board with you ASAP.

Think what could be – not what has been. History does not always repeat itself and it should not. While history can teach us many things, it should not cause us to be fearful of moving forward. For instance, the average church that desires a Small Group ministry usually fails 3 times in starting that particular ministry before it is successfully launched.

Courage is attractive. Courage also establishes leadership. Without a leader who acts with courage, a congregation will lack the trust needed to follow him into God’s promises. David was willing to do battle with a giant whom other more seasoned men feared and as a result he won the hearts of the nation. No Pastor would ever need fear another taking his church if he is a Pastor who leads with courage.

Courage establishes leadership. A leader must have the courage to create needed change. The parable of the men with the talents tells us what becomes the person who would simply manage our Lords resources. Investing people takes courage. Investing in the lives of those who take pleasure in comfort takes courage to push them to places of the extreme. Should Moses have stopped at the obstacle that was the Red Sea, all would have been lost. However, he was willing to take people from a place of relative safety to a place of extreme promise. Do or die, all would be lost or all would be saved by his visionary genius and willingness to believe God for the impossible.

Believe God! Visionaries too often lose their hunger for growth and change when the congregations constant fear, doubt and resistance diminish the leaders own zeal. Are we so afraid of people that we would tell God “no”? Would we abstain from the zeal within our own hearts to sooth trepidation of the naysayer’s? Would our own passion be disquieted by those who would doubt God’s promises?

By: Rev. James Smith