Tuhan Yesus bukan hanya mengajarkan teori kepada para murid-Nya, melainkan Ia juga melatih kedua belas murid-Nya untuk mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari. Ia mengutus para murid-Nya untuk pergi memberitakan bahwa Kerajaan Surga sudah dekat, menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, menahirkan orang kusta, serta mengusir setan-setan. Bila kita membandingkan misi yang diberikan kepada para rasul ini dengan apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, jelas bahwa para murid bertugas untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus sendiri (4:17; 11:3-5; 10:7-8a). Dengan perkataan lain, apa yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus merupakan contoh atau teladan yang harus ditiru oleh para murid.
Dari satu sisi, kita perlu menyadari bahwa konteks yang dihadapi para murid saat itu amat berbeda dengan konteks masa kini. Akan terasa amat aneh bila 10:9-14 diterapkan begitu saja dalam konteks masa kini. Sebagai contoh, tidak terbayang bila pada masa kini seseorang melakukan perjalanan misi tanpa membawa bekal sedikit pun (10:9-10). Respons kesal saat menghadapi penolakan dalam pelayanan pun (10:12-14) sulit untuk diterima bila dilakukan pada masa kini. Dari sisi lain, model pelatihan yang terdiri dari pemberian contoh atau teladan yang dilanjutkan dengan praktik lapangan masih merupakan salah satu metode terbaik dalam melatih orang untuk melayani. Sayangnya, model pelatihan seperti yang dilakukan oleh Tuhan Yesus terhadap para murid-Nya itu amat jarang ditiru oleh gereja pada masa kini. Walaupun di berbagai gereja diserukan kewajiban untuk memberitakan Injil, paket pelatihan yang terdiri dari pemberian contoh dan praktik lapangan jarang kita saksikan!
Matius 10:1
“Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.”
“Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.”
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/08/12/pelatihan-para-murid/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar