Sabtu, 03 Agustus 2013

Sang Pelindung

Bacaan Alkitab sore 03 Agustus 2013: Mazmur 18

Mazmur 18 ini ditulis oleh Daud ketika ia dilepaskan oleh TUHAN dari cengkeraman semua musuhnya dan dari tangan Saul. Oleh karena itu tampak sekali luapan emosi yang diekspresikan melalui kata-kata puitis untuk melukiskan ucapan syukurnya. Sebagai seorang yang mahir menulis puisi atau mazmur, Daud dapat melukiskan segala perasaannya yang berubah dari kondisi galau menjadi ucapan syukur yang begitu indah dalam bahasa puitis. TUHAN dinyatakan sebagai bukit batu, kubu pertahanan, perisai, tanduk keselamatan, dan kota benteng (18:3). Kata-kata tersebut adalah istilah-istilah dalam sebuah peperangan yang tidak asing bagi Daud dan pembacanya pada masa itu. Dalam pasal ini, Daud menggambarkan tentang Tuhan yang melindungi dia dari segala serangan seperti dalam sebuah peperangan. Sangat menarik untuk diperhatikan tentang bagaimana Daud menggambarkan serangan-serangan yang dia terima sebagai tali-tali maut yang meliliti dia, banjir-banjir jahanam yang menimpa dia, tali-tali dunia orang mati yang membelit dia, serta perangkap-perangkap maut yang terpasang di depan dia (18:5-6). Dengan melihat bahwa bahaya yang mengancam dia sedemikian dahsyatnya, kita dapat mengerti betapa berharganya bukit batu, kubu pertahanan, perisai, tanduk keselamatan, dan kota benteng tersebut sebagai pelindung bagi Daud.

Pengalaman Daud tersebut pasti kerapkali kita alami juga dalam hidup kita sehari-hari di tengah dunia pergaulan dan dunia kerja saat kita berinteraksi dengan beraneka ragam orang yang kita temui. Percayalah bahwa TUHAN adalah Sang Pelindung yang selalu mempedulikan kita!

Mazmur 18:3
“Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!”


TUHAN YESUS MEMBERKATI sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/08/02/sang-pelindung/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar