Bacaan Alkitab Sore 30 April 2016: 2 Timotius 3:10-17
Seluruh
Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk
menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik
orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16)
Bacaan Alkitab Setahun: 1 Raja-Raja 21-22
Seorang
ayah yang kaya pada saat anaknya berulang tahun menghadiahkan sebuah
Alkitab dalam tas kulit. Meskipun sang ayah berharap anaknya senang
menerima hadiah itu, ternyata si anak berharap akan mendapatkan hadiah
mobil. Karena kecewa, anak itu bahkan tidak membuka tas Alkitab itu dan
langsung menyimpannya begitu saja. Ia tidak tahu bahwa di dalam Alkitab
terselip kunci mobil dari ayahnya. Setelah ayahnya menjelaskan, baru ia
sadar.
Dalam
kehidupan kita sehari-hari, seberapa banyak kita membaca Alkitab?
Jangan-jangan kita—seperti pemuda tadi—hanya menyimpannya. Seberapa
sering kita merenungkan kembali dan memperhatikan firman-Nya di tengah
aktivitas yang kita lakukan? Atau, kita hanya membawa Alkitab ketika
hendak pergi ke gereja? Kalau begitu, bagaimana kita dapat mengetahui
rencana dan kehendak Tuhan dalam kehidupan kita jika kita jarang
berinteraksi dengan firman-Nya?
Memang
benar, ketika membaca Alkitab, kita tidak akan menemukan kunci mobil
atau kunci rumah seperti dalam Alkitab pemberian ayah kaya tadi. Namun,
Alkitab mengandung pesan dan surat cinta dari Tuhan kepada kita,
anak-anak kesayangan-Nya. Tuhan ingin kita mengerti kehendak-Nya,
kebajikan yang di siapkannya bagi hidup kita. Melalui Kitab Suci, Dia
mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik kita
dalam kebenaran (ay. 16). Karena itu, marilah membuka hati dan hidup
kita, untuk memberikan tempat yang sepatutnya bagi firman-Nya, agar
kehidupan kita diubahkan menurut kebenaran-Nya.
TUHAN MENYAMPAIKAN FIRMAN-NYA UNTUK MENGUNGKAPKAN KASIH-NYA
DAN MENUNTUN HIDUP KITA MENURUT KEBENARAN-NYA
DAN MENUNTUN HIDUP KITA MENURUT KEBENARAN-NYA
sumber: http://www.renunganharian.net/2016/76-april/1764-membaca-surat-cinta-nya.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar