Senin, 20 September 2010

DOA

"Saya selalu menolak kalau diminta untuk berdoa di depan teman-teman. Saya malu dan takut ditertawakan karena tidak bisa merangkai kata-kata yang indah dalam doa saya, sementara teman-teman saya sangat jago. Doa mereka kata-katanya indah-indah. Apakah salah kalau saya menolak untuk berdoa?"

"Gimana caranya dekat sama Tuhan selain bersekutu dalam Gereja?"

Saudaraku terkasih,
Mungkin pertanyaan di atas juga saat ini jadi pertanyaan kita?Sebenarnya apa sih DOA itu?
Kalau menurut saya DOA adalah percakapan seseorang atau kelompok orang dengan Tuhan Sang Pemilik Kehidupan dan Pencipta Alam Semesta dengan segala isinya.
Doa juga merupakan ungkapan penyembahan kita kepada ALLAH Bapa sorgawi, dan undangan kepada Dia untuk berbicara kepada kita sebagaimana kita berbicara kepada-Nya.

Lalu siapa saja yang dapat berdoa?
Setiap orang dapat berdoa, tetapi hanya mereka yang berjalan dengan iman dan taat kepada Yesus Kristus yang dapat berharap untuk menerima jawaban doa-doa mereka.

Hubungan kita dengan Allah Bapa Sorgawi dimulai ketika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan kita (Yohanes 14:6 => Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.)

Agar berhasil dan diberkati, maka kita perlu berdoa dengan hati yang bersih. Kita tidak dapat mengharapkan Tuhan akan menjawab doa-doa kita jika ada dosa yang belum diakui atau jika kita masih mempertahankan hati yang tidak mau mengampuni.
(Mazmur 66:18 => Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.; Markus 11:25 => Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu." ).

Supaya Allah menjawab doa kita, kita harus memiliki hati yang percaya dan meminta sesuai dengan kehendak Tuhan.
(Matius 9:29 => Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu.";

Matius 21:22 => Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.";

1 Yohanes 5:14,15 => Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.).

Mengapa kita harus berdoa?
Karena Firman Tuhan memerintahkan kita untuk berdoa:

* Lukas 18:1 => Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.

* Kisah Para Rasul 6:4 => dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman."

* Markus 14:38 => Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."

* Filipi 4:6 => Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

* Kolose 4:2=> Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.

* 1 Timotius 2:1,2 => Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.

Kita berdoa supaya memiliki persekutuan pribadi dengan Allah, menerima pemeliharaan rohani dan kekuatan untuk hidup yang berkemenangan, dan tetap memiliki keberanian untuk menjadi saksi Mesias.

Doa menggerakkan kuasa Allah Bapa Sorgawi yang besar untuk mengubah alam, masyarakat, dan negara.

Kepada siapa kita berdoa?
Kita berdoa kepada Allah Bapa Sorgawi dalam nama Yesus Kristus melalui pelayanan Roh Kudus. Ketika kita berdoa kepada Allah Bapa Sorgawi, doa-doa kita diterima oleh Tuhan Yesus Kristus dan disampaikan kepada Allah Bapa oleh Roh Kudus.

(Roma 8:26,27 => Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.)

Kapan kita berdoa?
Firman Tuhan memerintahkan kita untuk "Tetaplah berdoa" (1 Tesalonika 5:17 => Tetaplah berdoa.). Kita dapat berdoa sepanjang hari, menyatakan penyembahan kita kepada Tuhan seiring dengan kegiatan-kegiatan kita sehari-hari.

Kita tidak perlu untuk selalu berlutut atau berada di dalam ruang doa yang sunyi. Allah menghendaki kita untuk selalu berbicara dengan-Nya di mana pun kita berada. Kita dapat berdoa didalam kendaraan, ketika mencuci piring, sedang belajar, atau ketika sedang berjalan. Kita selalu dapat berdoa pada Tuhan dalam setiap aktifitas yang kita lakukan sehari-hari

Apa saja yang harus tercakup dalam doa kita?
Walaupun tidak ada rumus doa, namun ada beberapa unsur dasar tertentu yang harus tercakup di dalam komunikasi kita dengan Tuhan, yaitu: Adoration, Confession, Thanksgiving, Supplication (ACTS) atau Penyembahan, Pengakuan, Pengucapan syukur, Permohonan (4P)

1. A-Adoration (Penyembahan)
Menyembah Tuhan berarti memuji dan memuliakan Dia, menghormati dan meninggikan Dia di dalam hati, pikiran, dan bibir kita.

2. C-Confession (Pengakuan)
Ketika kita mengawali doa kita dengan penyembahan, maka Roh Kudus akan menyatakan setiap dosa yang ada dalam hidup kita yang harus diakui.

3. T-Thanksgiving (Pengucapan syukur)
Sikap mengucap syukur atas berkat-berkat yang kita nikmati karena kita adalah milik-Nya, membuat kita menyadari bahwa Dia mengendalikan segala sesuatu - bukan hanya berkat-berkat, tetapi juga masalah-masalah dan kesulitan. Ketika kita menghampiri Allah dengan hati yang penuh syukur, kuasa-Nya akan bekerja di dalam kita.

4. S-Supplication (Permohonan)
Permohonan meliputi doa untuk kebutuhan kita atau syafaat bagi orang lain. Berdoa agar hidup rohani kita diperbaharui, selalu peka dan bersedia dikuasai Roh Kudus. Berdoa untuk orang lain - pasangan Anda, anak-anak Anda, orang tua, tetangga, teman-teman, negara, dan para pemimpin kita. Berdoa untuk keselamatan jiwa-jiwa dan kesempatan untuk memperkenalkan Mesias kepada orang lain setiap hari, juga untuk pelayanan Roh Kudus dan penggenapan Amanat Agung.

DOA paling sempurna yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus adalah DOA BAPA KAMI

Matius 6: 9-13 => Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

LORD JESUS bless you and me, now and forever.
AMEN.

Sumber: Dari Alkitab dan beberapa sumber yang diolah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar