Bacaan Alkitab Pagi 14 Agustus 2013: Matius 12
Kehadiran
Tuhan Yesus sering menimbulkan ketegangan bagi para pemimpin agama yang
tidak menyadari bahwa Yesus Kristus itu unik. Tuhan Yesus menyebut
diri-Nya sebagai melebihi Bait Allah (tempat paling suci bagi orang Yahudi; 12:6), melebihi Yunus (pengkhotbah yang paling hebat; 12:41), dan melebihi Salomo (manusia paling berhikmat; 12:42).
Dengan demikian, Tuhan Yesus menempatkan diri-Nya di atas para
pendengar-Nya. Respons para pendengar Tuhan Yesus berbeda-beda. Orang
banyak yang sifatnya terbuka pada umumnya menjadi percaya setelah
melihat perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Tuhan Yesus. Akan
tetapi, para pemimpin agama (khususnya orang Farisi) sulit menerima
klaim Tuhan Yesus tentang diri-Nya.
Karena
sesungguhnya Yesus Kristus adalah Tuhan, tidak mengherankan bila
standar yang Dia pakai berbeda dengan standar umum, termasuk dalam hal
memandang masalah hari Sabat. Bagi orang Yahudi, ketaatan kepada hukum
tentang Sabat berarti ketaatan terhadap rincian peraturan yang dibuat
oleh para ahli kitab Taurat, padahal rincian tersebut tidak selalu tepat
memenuhi maksud Allah. Bagi Tuhan Yesus, hari Sabat harus dipandang
berdasarkan maksud Allah menetapkan hari Sabat. Oleh karena itu, Tuhan
Yesus bisa menjelaskan kelemahan pandangan para pemimpin agama Yahudi
tentang masalah Sabat (12:1-13).Sayangnya,
para pemimpin agama itu tidak mau membuka diri untuk dikoreksi. Mereka
mempertahankan apa yang mereka anggap benar, padahal Tuhan Yesus telah
menunjukkan secara gamblang bahwa pandangan mereka itu salah.
Sampai
saat ini, respons manusia terhadap Tuhan Yesus masih tetap terbagi
menjadi dua kelompok, yaitu kelompok orang yang bersikap terbuka untuk
menerima kebenaran Tuhan Yesus dan kelompok orang yang menutup diri
terhadap kebenaran. Bagaimana dengan Anda?
Matius 12:8
“Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”
sumber: http://saatteduh.wordpress.com/2013/08/14/yesus-kristus-itu-unik/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar